Debat Sangat Panas dengan Misionaris


Inilah debat yang sangat panas antara misionaris (Miris) versus pengikutnya (Pekut).

Pekut: Kalau tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman. [1]

Miris: Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak!) sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang berdosa. [2]

Pekut: (Tidak!) sebenarnya tipu daya(mu) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kamu menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya.[3]

Kemudian orang-orang yang pada waktu di dunia menjadi pengikut misionaris, Mereka berkata (lagi): Ya Tuhan kami; barang siapa yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini maka tambahkanlah azab kepadanya dengan berlipat ganda di dalam neraka. (QS. Shaad 38:61).

Sesungguhnya yang demikian itu pasti terjadi, (yaitu) pertengkaran  penghuni neraka. (QS. Shaad 38:64).


. . . kedua belah pihak menyatakan penyesalan ketika mereka melihat azab. Dan kami pasangkan belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan (QS. Saba' 34:33).




Yah, tentu saja debat tersebut sangat panas! karena berlangsung di pinggir Neraka, sesaat sebelum dilemparkan ke dalam Neraka Jahannam dengan segala siksaan di dalamnya.

Dan tentu saja siksaan dalam Neraka akan bertambah hebat karena tubuh mereka diperbesar dan kulit tubuh yang telah hangus, gosong terbakar api selalu diganti dengan kulit yang baru, sehingga selalu dapat merasakan pedihnya siksa Neraka.

Allah Ta'ala berfirman (yang artinya:)
"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka. Setiap kali kulit tubuh mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, agar mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. An-Nisa 4:56).
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Jarak antara kedua pundak orang kafir (di neraka) seperti jarak orang yang menaiki kendaraan dengan cepat selama tiga hari." (HR. Bukhari: 5661, Muslim: 2582).
"(Besar) gigi geraham orang kafir atau gigi taringnya (di neraka) seperti gunung uhud, dan tebal kulitnya sejarak perjalanan tiga hari." (HR. Muslim: 2851).

Semoga Anda bukan sebagai calon peserta debat tersebut! yang berarti ahli-Nar! 


Wassalam

[1] [2] [3]: lihat QS. Saba' 34:31-33

Judaism, Christian or Muslim? Up to You!


Yeah... Up 2U... that's Ur Choice!

Let there be no compulsion in religion: Truth stands out clear from Error: whoever rejects evil and believes in Allah hath grasped the most trustworthy hand-hold, that never breaks. And Allah heareth and knoweth all things.(QS. Al-Baqarah 2:256). 

Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barangsiapa yang ingkar kepada thaghut (yang disembah selain Allah) dan beriman kepada Allah, maka sungguh ia telah berpegang pada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah 2:256).

Tetapi karena telah jelas jalan yang benar yaitu Islam, maka jangan sampai anda salah pilih, memilih yang salah atau pun anda memilih untuk tidak memilih (ateis).

Dan bila anda tetap lebih suka memilih yang salah atau pun ateis (mempertuhankan diri sendiri/ hawa nafsu), maka: Untukmu agamamu, dan untukku agamaku. Lakum diinukum waliyadin. (QS. Al-Kafirun 109:6).

Adapun bagi yang salah pilih, semoga Allah mengampuni dosa dirinya karena sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan semoga tidak larut, membiarkan diri dalam kondisi salah pilih karena Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui sangat menganjurkan agar kita selalu meningkatkan pengetahuan diri kita, demikian juga hukum Islam hanya berlaku bagi orang-orang yang berakal.

Dan harap diketahui bahwa: 

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS. Ali-Imran 3:85). 

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya sedikit pun. (QS. An-Nisaa 4:124).

Sungguh, telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam." Padahal Al-Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zalim itu. (QS. Al-Maaidah 5:72).


Semoga 3 video ini dapat membantu kita untuk mengetahui atau menentukan pilihan: Who We are, Who I am . . .



Jesus in Islam




Jesus in Christianity




Judaism's view of Jesus