Ya Allah! Yesus Dijebloskan ke Penjara karena Mencuri Perhiasan


La Paz, Bolivia - Memalukan! Jesus Cortez, seorang pendeta di Bolivia dijebloskan ke penjara karena terlibat pencurian perhiasan. 

FILE - In this April 23, 2013 file photo, the Virgin of Copacabana statue graces the altar of the Basilica of Our Lady of Copacabana, in Copacabana, Bolivia. A Bolivian judge has ordered a 34-year-old priest jailed in the theft of the sumptuous collection of gem-encrusted gold jewelry that bedecked a statue. The jewels removed from the statue on April 22, 2013, are worth an estimated $1 million. (AP Photo/Juan Karita) Church

Seperti dilansir Associated Press (25/7/2013), hakim di Bolivia telah memerintahkan Jesus Cortez, seorang pendeta/ pastur berusia 34 tahun untuk dipenjara karena pencurian perhiasan. 

Sejumlah perhiasaan bertatahkan permata raib dari sebuah patung Santa Pelindung negara itu (yang ternyata tidak dapat melindungi dirinya sendiri), yakni Perawan Cobacobana "Virgin of Copacabana."

Perhiasan permata yang dicuri bernilai sekitar $ 1 juta, dari patung yang dipahat tahun 1580 itu.

Juga ditahan dalam kasus ini adalah wanita pemilik asrama dimana pendeta Yesus Cortez diajukan ketika perhiasan hilang 22 April dari basilika di kota tepi Danau Titicaca itu. [berita unik].

Jawa Wurung, Landa Durung (Soegija)


Artikel ini mengetengahkan salah satu cara kristenisasi setelah masa adanya politik "balas budi", dan terutama tentang korbannya, yaitu Soegija. 

Pada prinsipnya telah diketahui secara umum bahwa sejak awal masa penjajahan, penyebaran agama Kristen dilakukan dengan segala macam tipuan, ancaman dan paksaan, seperti terangkum dari pernyataan Menteri Urusan Penjajahan dan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Alexander Willem Frederik Idenburg (dalam kutipan dari Robert E. Speer), bahwa: "The issue for Mohammedan world is not Mohammed and Christ. Is not Mohammed or Christ. It is Christ. It is Christ or decay and death." (Pilihan untuk dunia Islam bukan Muhammad dan Kristus; bukan Muhammad atau Kristus; tetapi pilihannya hanya Kristus. Pilih Kristus atau hancur dan mati). 

 
Silahkan menyimak:
 
Soegija, Jawa Wurung, Landa Durung
[1]

Tanggal 25 November 1896[2], hari di mana Soegijapranata lahir adalah era keemasan bagi kegiatan missionarisme di Indonesia. Keuntungan besar yang diperoleh pemerintah Belanda dari hasil merampok kekayaan Indonesia melalui system tanam paksa (cultuurstelsel), demi kehormantan, kata Conrad Th Van Deventer, mengikat Belanda untuk melakukan politik balas budi.[3]

Soegija
Politik balas budi atau politik etis ini bisa dikatakan seperti sebutir permen yang diberikan Belanda setelah mereka merampas kebun tebu milik bangsa Indonesia, kata budayawan Emha Ainun Najib.[4] Dan permen itu, bukan permen biasa, sebab ia mengandung racun "barat dan Kristen" yang tercermin dari program-program Partai Agama di Belanda dalam menyambut politik etis ini. 

De Kerstening van Indie blijve roeping van het Christenvolk in het moederland, maar vinde, alsook uit staatkundig en maatschappelijk oogpunt van overwegend belang, bij de koloniale Regeering, tegemoitkoming, beide in het verleenen van volle vrijheid en in het geldeijk steunen van onderwijs en krankenvenpleging. 

Pengkristenan Nusantara tetap merupakan panggilan rakyat Kristen Eropa (Belanda), yang jika ditinjau dari segi kenegaraan maupun kemasyarakatan adalah juga sangat penting. Maka dari itu, pemerintah colonial harus memberikan kebebasan yang seluas-luasnya dan tunjangan keuangan dalam melakukan pendidikan dan perawatan (misi).[5]

Selain misionarisme langsung seperti yang diprogramkan Parta Agama di Belanda, juga dilakukan politik Nativisasi. Politik Nativisasi ini dimotori oleh Instituut voor de Javaansche Taal (Lembaga Bahasa Jawa) yang diotaki oleh para cendekiawan dari Netherlands Zending Genootschap (NZG). Awalnya, lembaga yang berdiri pada tahun 1832 ini bertujuan untuk kepentingan penerjemahan Bible ke dalam bahasa Jawa, tapi dalam perkembangannya Lembaga ini menjadi alat politik kebudayaan untuk melakukan de Islamisasi Kebudayaan.


Para Javanolog Belanda dalam Instituut voor de Javaansche Taal ini menggali kesusastraan, bahasa dan sejarah Jawa kuno yang telah lama menghilang di kalangan orang Jawa. Untuk kemudian menghidupkan kembali tradisi Jawa kuno (Jawa pra Islam) dan menghubungkannya dengan Surakarta. Javanolog Belanda lah yang "menemukan", "mengembalikan" dan "memberikan makna terhadap Jawa masa lalu". Jika orang Jawa ingin kembali ke masa lalunya, mereka harus melalui screening pemikiran Javanolog Belanda.[6]

Kalau Kristen mendapat kebebasan bergerak dengan dukungan finansial dari pemerintah kolonial Belanda, dakwah Islam berada dalam posisi sebaliknya. Aneka pembatasan dilakukan, mulai dari pembatasan gerak dengan keharusan memiliki passport bagi santri yang ingin berguru di pesantren luar propinsi, pembatasan jama'ah haji dan screening terhadap kitab-kitab yang diperbolehkan masuk ke pesantren-pesantren. Pada masa seperti itulah, seorang anak bernama Soegijapranata lahir dan bertumbuh. 


Godaan Dunia dari Muntilan 

Pembukaan sekolah-sekolah rakyat oleh pemerintah kolonial Belanda dalam rangka politik asosioasi dan memperoleh tenaga administrasi murah dari kalangan pribumi, dengan dalih pencerdasan, menyebabkan tingginya permintaan tenaga pengajar pada saat itu. Peluang ini ditangkap Fransiscus Georgius Josephus van Lith, seorang Jesuit senior yang berkarya di Jawa Tengah. Dalam pandangan Van Lith, posisi strategis guru adalah masa depan bagi perkembangan umat Katolik di Jawa. 

Usaha misi diantara bangsa Jawa mulai dengan metode yang salah: mewartakan Injil kepada individu. Kita harus insaf bahwa karya kita bergantung pada pendidikan pemimpin dan guru.[7]

Van Lith kemudian mendirikan Kolese Xaverius, yang merupakan sekolah untuk para calon guru. Kesempatan untuk menjadi guru yang dalam pandangan orang Jawa masuk ke dalam kasta priyayi, merupakan magnet tersendiri bagi kolese Xaverius. Salah seorang alumni Muntilan angkatan 1915, Michael Slamet memaparkan: 

Untuk itu, Muntilan telah menjadi "medan magnet" yang mampu menarik banyak orang dari berbagai daerah di Jawa, bahkan juga di luar Jawa untuk belajar di sana. Bagi siswa dan alumni Muntilan, Kolese Xaverius dapat dianggap sebagai "dewa penolong" bagi suatu mobilitas sosial yang dicita-citakan. Dalam pemahaman demikian, mereka akan dengan mudah menyinergikan diri pada kegiatan para misionaris untuk tujuan-tujuan yang lebih mulia. "Harta" didapat, "sorga" diperoleh.[8] Godaan untuk menjadi priyayi inilah yang akhirnya mengantarkan Sogijapranata kecil untuk memutuskan memilih Kolese Xaverius menjadi tempat bagi pendidikan dan pengembangan dirinya. 


Soegijapranata, Korban Kristenisasi 

Berbeda dengan anak-anak lain yang mudah menyerah dan mengkonversi ke Islamannya menjadi Katolik, Soegija kecil termasuk "fanatik" dengan ke Islamannya. Hal ini dikarenakan dalam diri Soegija masih mengalir darah kyai dari kakeknya yang bernama Kyai Soepa, seorang kyai yang cukup terkenal di Yogyakarta. Selain itu Soegija kecil, sebelum sekolah di Kolese Xaverius mempunyai sahabat karib yang alim. Sahabatnya itu sering mengajarkan bahasa Arab dan menceritakan kisah para nabi kepada Soegija kecil. Hal ini ditunjang dengan keberadaan rumahnya yang dekat dengan masjid.[9]

Oleh karena itu, meskipun memutuskan untuk melanjutkan sekolah guru di Kolese Xaverius, Soegija kecil berulangkali menjelaskan bahwa kesediaannya sekolah di Muntilan adalah untuk menjadi guru, bukan menjadi Katolik. Pada saat awak di Muntilan, Soegija mengambil jarak dalam pergaulan. Bahkan untuk mempertahankan prinsipnya tersebut Soegija sering bertengkar dengan para seniornya yang membujuknya untuk menjadi Katolik. Akan tetapi intensitas pergaulan dan pengajaran di Muntilan kemudian mengubah pandangan Soegijapranata. 

Namun, pendekatan yang lembut dan santun dari Van Lith dan para Romo yang menjadi membimbing selama di Kolese Xaverius, pelan tapi pasti menggoyahkan keimanan Soegija. Kesan akan kedekatan ini diceritakan oleh Soegija. 

Kehidupan asrama diselenggarakan dalam suasana keluarga. Di sana disediakan beraneka ragam permainan dan seperangkat gamelan. Romo van Lith sering mengisahkan kisah sejarah yang terjadi di Eropa atau bercerita hal-hal yang lucu. Ini membuka wawasan pengetahuan anak yang disampaikan secara segar dan dan diselingi dengan gelak tawa. Romo van Lith mengusahakan terciptanya hubungan yang dekat antara guru dan murid. Sebagaimana diceritakan mantan muridnya bahwa di dalam kelas, Romo van Lith tidak segan-segan membagikan makanan sambil berucap "Iki tanda tresna, bocah" (Anak-anak, ini adalah tanda cinta kasih).[10]

Akhirnya Soegija pun luluh, bahkan kemudian justru Soegija kecil yang meminta kepada Van Lith untuk mendapatkan pengajaran agama Katolik bahkan akhirnya minta untuk dibaptis. Sebuah pertarungan iman yang tentu saja tidak seimbang. Seorang Soegija kecil yang ingin derajatnya naik menjadi priyayi, guru yang merupakan kelas terhormat di kalangan bangsa terjajah, yang waktu itu masih berumur 13 tahun ketika memasuki Kolese Xaverius di tahun 1909 bertarung iman dengan Van Lith dan para Romo Jesuit senior. Hal ini dikuatkan fakta bahwa Soegija bukanlah satu-satunya korban, sebab pada akhirnya semua anak muslim yang sekolah di Kolese Xaverius berhasil di Katolik kan seperti yang diuraikan oleh Kareel Steenbrink, dimana anak-anak lelaki yang masuk sekolah ini semuanya muslim dan semuanya tamat sebagai orang Katolik.[11]


 
Kasihan Soegija dan teman-temannya, keinginannya untuk menaikkan derajat keduniaan telah menyebabkan tergantikannya harta yang paling berharga bagi seorang muslim yakni keimanan dan ke Islaman. Dan bagi umat Islam, Soegija adalah potret buram sejarah yang tidak boleh lagi terulang di masa kini maupun masa depan. [PSPI/Arif Wibowo
________________________________________ 

  1. [1] Istilah Jawa Wurung Landa Durung merupakan pasemon (sindiran) di kalangan orang Jawa, bahwa orang Jawa yang keluar dari agama Islam dan menganut agama Kristen adalah orang yang kehilangan jati diri. Sebab pada masa lalu, orang Jawa identik dengan agama Islam. Bahkan kalau ada orang Jawa yang keluar dari Islam disebut sebagai "Wong Jawa Ilang Jawane". 
  2. [2] G. Budi Subanar, SJ, Soegija Si Anak Betlehem van Java, Biografi Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ, (Yogyakarta : Kanisius, 2003) hlm. 11 
  3. [3] Bernard H.M. Vlekke, Nusantara, Sejarah Indonesia (Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia, 2008) hlm. 732
  4. [4] Prayogi R. Saputra, Spiritual Journey, Pemikiran dan Perenungan Emha Ainun Najib, (Jakarta : Kompas, 2012) hlm. 113 
  5. [5] O. Hashem, Menaklukkan Dunia Islam, (Surabaya: YAPI, 1968) hlm. 26 
  6. [6] Takashi, Shiraisi, Zaman Bergerak: Radikalisme Rakyat di Jawa 1912-1926, (Jakarta: Grafiti Press, 1997). hal. 7 
  7. [7] G. Budi Subanar, SJ, 2003, Idem, hal. 50 
  8. [8] Anton Haryono, 2009, Awal Mulanya adalah Muntilan, Misi Yesuit di Yogyakarta 114 – 1940, Penerbit Kanisius, Yogyakarta, hal. 84 
  9. [9] G. Budi Subanar, SJ, 2003, Idem, hal. 24-25 
  10. [10] G. Budi Subanar, SJ, 2003, Soegija Si Anak Betlehem ...., hal. 33 
  11. [11] Kareel Steenbrink, Orang-Orang Katolik di Indonesia, Sebuah Pemulihan Bersahaja 1808 – 1903, (Maumere : Penerbit Ledalero, 2006) hlm 384.

Vatikan Cetak dan Tarik 'Medali Jesus Lesus'


Vatikan telah menarik lebih dari 6.000 medali peringatan kepausan setelah menyadari adanya salah eja yang sangat memalukan. 

Medali untuk memperingati tahun pertama atau pontifikat Paus Francis itu terdapat salah eja dari nama seseorang yang terpenting dalam Kekristenan termasuk bagi Gereja Katolik Roma.

Ya, orang itu adalah Yesus.

Medali ini dirancang oleh Institut Polygraphic dan diproduksi oleh Negara Italia Mint, yang dibuat dari emas, perak dan perunggu, berdiameter empat puluh empat milimeter, dan cetakan yang menggambarkan dirinya karya seniman Mariangela Crisciotti.

Bagian depan menggambarkan Paus dan di sisi kanan ada tanda tangan seniman tersebut. Sekitar gambar ada kalimat "FRANCISCUS PONT. MAX. AN. I". 

Adapun disisi sebaliknya ada gambaran Yesus dan Matius, dilingkari frase bahasa Latin dari ungkapan yang dianggap sangat mempengaruhi Jorge Mario Bergoglio muda dalam mengejar karir imamat: "VIDIT ERGO JESUS PUBLICANUM ET QUIA MISERANDO ANTQUE ELIGENDO VIDIT, AIT ILLI SEQUERE ME". Motto ini diambil dari homili tentang panggilan dari Yesus kepada Matius, yang artinya: Yesus melihat pemungut cukai dan dengan belas kasihan memilih dia sebagai Rasul dengan berkata kepadanya: 'Ikutlah aku'.

Nah, tapi dalam medali tersebut, huruf 'J' untuk Jesus keliru dengan huruf 'L'.

Jesus berganti menjadi Lesus.


Lebih dari 6.000 medali menurut laporan The Telegraph yang terdiri dari 200 di emas, 3.000 perak dan 3.000 perunggu itu ditarik sesaat setelah dijual di Vatikan Publishing House di Lapangan Santo Petrus. 

Dan ada empat medali yang telah ditangan pembeli, sehingga akan menjadi item koleksi yang berharga.

Hm… sepertinya mirip dengan kisah empat Injil dalam Bibel.
Sama-sama membuat Lesus (angin ribut/ keributan).


[HuffPost dll].

Pertanyaan Maria dan Kristen yang Tidak Terjawab


Menurut cerita Tabibnya Paulus, yaitu Lukas, dalam Injil Lukas 1: 39-45, diceritakan bahwa Maria yang baru beberapa waktu saja mengandung Yesus, berkunjung ke rumah Zakharia menemui istrinya, yaitu Elisabet (yang saat itu sedang hamil lebih dari 6 bulan yang kelak anaknya dikenal sebagai Yohanes Pembaptis). 

Pada ayat 41 diceritakan bahwa 'ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus.' Selanjutnya di ayat 43, dituliskan seolah-olah Elisabet mengetahui bahwa yang dikandung oleh Maria adalah (seorang Oknum?) Tuhan, dengan berkata: "Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?"

Pengetahuan Elisabet bahwa yang dikandung oleh Maria adalah Tuhan, tentu saja karena ia menurut penulis Lukas dipenuhi oleh Roh Kudus alias ia diberitahu oleh Oknum Tuhan Roh Kudus. Hal ini berarti bahwa sejak saat itu telah dikenal adanya Tuhan Roh Kudus dan sedang dikandung seorang Oknum Tuhan, yaitu Tuhan Anak. Dengan demikian, sudah semestinya pula sejak saat itu pun Maria mengetahui bahwa anak yang ada dalam rahimnya adalah Tuhan Anak.

Nah, jika Maria mengetahui bahwa dia mengandung Tuhan Anak, atau Allah yg menjelma menjadi manusia, atau Oknum Tuhan Anak yg diperanakkan dari Oknum Tuhan Bapak, maka pasti akan muncul banyak pertanyaan dari Maria, sebanyak yang bisa kita pikirkan!

Namun dari itu semua, yang lebih penting bagi kita, terutama bagi yang masih beragama Kristen adalah harus menemukan jawaban secara meyakinkan atas beberapa pertanyaan berikut: 
  1. Benarkah bahwa sejak zaman Elisabet mengandung Yohanes Pembaptis telah dikenal adanya Oknum Tuhan Roh Kudus?
  2. Benarkah bahwa sejak Yesus dalam kandungan telah dianggap sebagai Oknum Tuhan Anak?
  3. Benarkah bahwa sejak Yesus dalam kandungan telah dikenal adanya Trinitas?
  4. Benarkah mereka adalah orang-orang yang menyembah Tuhan sebagai Trinitas?
  5. Bila pertanyaan 1 sampai 4 adalah benar, maka bagaimana cara Maria menyembah Tuhan yang ada dalam rahim atau perutnya sendiri?
  6. Bagaimana Maria berdoa kepada Tuhan tersebut, dan bagaimana pula Tuhan yang paling dekat dengannya, yang bersama dengannya, yakni yang terkurung dalam berbagai lapisan kulit perut dan rahim Maria akan mengabulkan doanya?
  7. Kenapa Maria melarikan diri ke Mesir, sementara dia mengetahui bahwa Tuhan bersamanya? Bukankah Dia kuasa untuk membutakan mata pasukan Romawi, hingga tidak bisa melihat dia dan keluarganya?
  8. Seandainya orang-orang Romawi membunuh Maria, apakah Tuhan juga akan mati? Dan bila Tuhan mati saat itu apakah juga akan dianggap sebagai penebus dosa sebagaimana keyakinan kekristenan?
  9. Sekali lagi, apakah benar bahwa Elisabet menganggap Maria mengandung Tuhan? kemudian menganggap Yesus itu sebagai Tuhan? dan meyakini adanya Tuhan Roh Kudus?
  10. Dan sekali lagi, apakah benar bahwa Maria juga menganggap dirinya mengandung Tuhan? dan menganggap Yesus anaknya itu sebagai Tuhan? serta meyakini pula adanya Tuhan Roh Kudus?
  11. Dan berbagai pertanyaan lainnya yang harus pula mendapatkan jawaban yang meyakinkan... sebagai pertanggung jawaban keimanan!

Pastur Mengundurkan Diri Bikin Kecewa dan Geger Gereja


Pastur Daniel McFalls dari gereja St Mary di Stockton, California, mengundurkan diri hari Ahad kemarin. Ia beralasan ingin menjadi seorang ayah secara harfiah dari seorang anak, dan tidak lagi sebagai ayah (Romo) bagi jemaat gerejanya.

Dari HuffPost menurut laporan FOX40, menyatakan bahwa anak McFalls, Gabriel, telah lahir pada hari Sabtu. Namun dia tidak mengidentifikasi ibu dari anaknya. 

Berhentinya pengkotbah populer ini telah membuat kekecewaan dari jemaatnya, beberapa di antaranya percaya "sekarang saatnya bagi gereja Katolik untuk mengevaluasi kembali tradisi lama yang dipegang yang mensyaratkan para pastur untuk hidup selibat, tidak menikah." Jemaat Natalie Lerma, yang telah mengenal McFalls selama dua dekade, berpikir bahwa pengunduran dirinya adalah kerugian besar, ia berkomentar, "Saya tidak berpikir bayi yang salah dan saya tidak berpikir orang yang mencintai salah, jadi mungkin saya pikir sudah waktunya kita melihat hal-hal yang berbeda." 



Saat membahas aturan Gereja yang menentang pernikahan dalam sebuah wawancara dengan News10, McFalls mengatakan, "Jika situasi di Gereja Katolik menjadi berbeda, saya akan menjadi orang yang lebih baik. Lebih stabil, lebih efektif dalam jangka panjang sebagai manusia." CBS Sacramento melaporkan bahwa McFalls berkomentar, "Mungkin akan ada waktu lagi di mana imam bisa menikah seperti yang mereka lakukan selama 1.000 tahun pertama dalam kehidupan gereja, tapi aku benar-benar tidak ingin menyatakan bahwa itu sebagai pembenaran atas apa yang terjadi bagi saya."

Uskup Agung Parolin, Sekretaris Negara Vatikan, mencatat awal bulan ini bahwa gereja perlu "mencerminkan semangat di zaman demokrasi," yang berpotensi membuka masalah tentang selibat imamat untuk di diskusikan.

McFalls yang juga dikenal dengan nama Dean, mengumumkan pengunduran dirinya pada jemaatnya dengan membaca pernyataan selama misa, meminta maaf dan menyatakan alasannya.

"Seorang anak akan segera lahir, dan saya ayah bayi itu," katanya.

Pernyataan pengunduran dirinya: 



Dear friends, saya ingin mengungkapkan kesedihan mendalam saya, bahwa mulai hari ini, saya tidak akan lagi melayani sebagai pastur anda. Saya telah diberkati oleh dukungan dan partisipasi anda selama lima tahun terakhir. Namun, saya telah mengambil cuti dari pelayanan aktif dalam imamat, dan dengan demikian juga telah mengundurkan diri sebagai pastur St Mary. Saya ingin lebih lama, setidaknya sampai festival paroki kami menyimpulkan, tapi keadaan tidak memungkinkan ini terjadi. Seorang anak akan segera lahir, dan saya ayah bayi itu. Saya tahu ini membuat anda terkejut, dan membuat banyak kekecewaan. Saya bertanggung jawab penuh atas tindakan saya dan akan melakukan semua yang saya bisa, sehingga anak saya menerima perawatan dan cinta yang layak. Begitu ia dikandung, saya tidak punya pilihan lain, sebagai seorang Kristen dan pengkotbah, selain untuk melakukan segala kemungkinan bahwa ia mungkin memiliki hidup, dan memilikinya dengan penuh. Seperti St Paulus mengatakan kepada jemaat di Roma: "Tuhan membuat segala sesuatu bekerja sama untuk kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yang telah dipanggil sesuai dengan ketetapannya," dan meskipun Tuhan tidak pernah memutuskan bahwa saya berdosa, dia melakukan perintah bahwa semua kehidupan untuk dihormati dan dipelihara. Saya minta maaf dengan tulus pada masing-masing dari kalian untuk setiap kesedihan, sakit hati, atau rasa ditinggalkan yang mungkin anda alami. Sambutlah pengkotbah yang datang menggantikan saya dengan murah hati. Ketahuilah bahwa saya akan merindukanmu secara mendalam, dan anda akan selalu ada dalam hatiku. Fr. Dean

Dubes Paraguay Nyatakan Diri Masuk Islam


Duta Besar (Dubes) Paraguay untuk ASEAN, Cesar Esteban Grillon. menyatakan diri masuk Islam setelah ia mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan ribuan jamaah selepas Shalat Jum'at di Masjid Istiqlal, Jakarta (29/9).

Dibimbing oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Musthafa Ya'qub, dan duduk di samping Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali, Grillon lancar mengucapkan ikrar Islam dirinya: "Asyhadu al-laa ilaaha illallah, wa asyhadu anna Muhammad ar-rasulullah" yang langsung disambut ucapan tasbih, tahmid dan takbir oleh ribuan jamaah Masjid Istiqlal yang menyaksikan.

"Saya yakin semua di dunia ini diciptakan punya tujuan. Ini adalah keputusan yang sangat penting dalam hidup saya," kata pria 56 tahun ini dalam pernyataan singkatnya.

Mengenakan jas, peci hitam, berdasi dan bersarung coklat, sebelumnya Grillon telah mengikuti shalat Jumat, di shaf terdepan.


Sebenarnya, dia telah masuk Islam seminggu sebelumnya, acara kali ini adalah sebuah penegasan yang disaksikan langsung oleh umat Islam di masjid Istiqlal, Jum'at, 21 Dzulqa'dah 1434 H atau bertepatan 27 September 2013 M.

Dia mengatakan telah tertarik mengenal Islam sejak beberapa bulan lalu. Mengutip pernyataan SBY yang ditemuinya Agustus lalu, usai Ramadhan, Indonesia tidak hanya melalui sebuah reformasi, tapi juga transformasi.

"Saya sedang melakukan transformasi. Allahu Akbar!" teriaknya yang disambut riuh hadirin.

Sebagai seorang dari negara Barat, Grillon mengakui tidak terlalu mengenal Islam. Banyak kesalahpahaman masyarakat soal Islam, yang kemudian memicu Islamofobia, kebencian terhadap agama ini.

Dia sendiri mengakui bahwa masih salah memahami Islam saat pertama kali bertugas di Indonesia dua tahun lalu.

Sampai pada suatu saat, putranya, Andrew, 24, memberikannya sebuah buku yang membuka matanya. "Kau harus membaca ini," kata anak saya. Setelah saya baca, saya menemukan Islam yang sebenarnya. "Sebuah persaudaraan sejati," ujar duda empat anak ini.

Bertemulah dia dengan Yulie Setyohadi, kawannya, seniman dan pemilik sebuah galeri seni, di bilangan Cilandak. Kepadanya, dia mengatakan ingin mengenal Islam lebih jauh. Akhirnya, wanita ini menganjurkan dia mencoba menjalani dulu kehidupan sebagai seorang Muslim. 

"Bulan Ramadhan kemarin, saya ikut berpuasa. Sebulan saya hanya batal dua kali," ujar Grillon.


Sampai suatu hari, dia mengunjungi Masjid Dian Al-Mahri atau yang terkenal dengan nama Masjid Kubah Emas di Depok. Saat sedang mengagumi arsitektur masjid yang megah, seorang tukang foto menghampirinya.

Dari dialah, Grillon mengaku terpanggil memeluk Islam. "Dia bertanya 'Tuan, apakah anda Muslim?'. Dia bagaikan malaikat yang dikirimkan Allah untuk saya. Dia membimbing saya soal Islam. Disitulah keyakinan saya semakin kuat untuk menjadi seorang Muslim," kata Grillon.

Ikut berbuka puasa di masjid itu, Grillon merasakan kehangatan. Dia mengatakan, orang-orang sangat ramah kepadanya, membuatnya tersentuh. Dia tidak merasa sebagai orang asing, padahal dia bule sendiri saat itu.

Sejak mengucapkan syahadat, dia berkomitmen akan menunjukkan pada negaranya, bahwa Islam tidaklah seperti yang diberitakan selama ini.

"Saya akan melakukan yang terbaik. Menunjukkan cara hidup Islam. Saya harus menjadi contoh," ujarnya. Melalui Islam jugalah kisah cinta Grillon dan Yulie bermula. Rencananya, pasangan ini akan menikah November mendatang.

Subhanallah!
"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk." (QS. Al Qashash 28: 56)

Begitulah, ketika Allah memberikan hidayah kepada seseorang, tak ada yang bisa menghalang-halanginya. Dan datangnya hidayah Allah dapat melalui berbagai cara. Seperti yang dialami Dubes Paraguay, Cesar Esteban Grillon. [viva|be-dwh].

Model Terkenal Rusia Masha Alalykina Pilih Islam


Tiap hari orang-orang di seluruh dunia memilih menjadi pemeluk Islam dalam kehidupan mereka, namun hanya sedikit yang berbagi cerita dan biasanya mereka adalah orang-orang terkenal dimana media akan menulis tentang mereka dan pilihan hidup mereka. Kisah ini adalah tentang seorang model terkenal Rusia, Masha Alalykina yang telah masuk Islam, dan  meninggalkan karir modelingnya. Cerita tentang bagaimana ia menjadi seorang Muslimah, memilih agama Islam.

Sebelumnya ia bukan orang yang religius dan bahkan tidak terlintas dalam benaknya atau berpikir tentang menjadi pemeluk agama Islam. "Itu bahkan tidak terlintas dalam pikiran saya bahwa saya mungkin menunaikan ibadah haji dan minum air terbaik - air Zamzam" katanya.

Suatu hari ia mendapat telepon dimana mereka katakan padanya, bahwa sahabatnya di kota lain dalam kondisi koma - tidak ada yang benar-benar tahu apakah dia akan bertahan atau tidak! Menjadi tak berdaya dan tidak mampu melakukan apa-apa untuk membantu temannya, dia berpikir untuk berdoa dan meminta kepada Tuhan untuk membantu temannya.

Keesokan harinya temannya memanggilnya dan berkata: "Aku melihatmu saat aku tidak sadarkan diri dan kamu sangat banyak membantu saya." 

Perkataan temannya itu menjadikan dirinya menangis karena menyadari bahwa sebelumnya ia tidak pernah meminta kepada Tuhan untuk apa pun dan ketika ia berdoa dengan sepenuh hatinya dan meletakkan iman di dalamnya, doanya di dengar Tuhan.

Masha yang lahir 27 April 1983, saat ini bekerja sebagai Dosen Bahasa di Universitas Rusia (menguasai lima bahasa Eropa) dan mengatakan ia belajar bahasa Arab, yang meskipun pada awalnya terasa sulit, tetapi bahasa Arab mempesona dirinya. 

"Pada awalnya saya pikir itu sulit untuk belajar bahasa Arab. Tapi aku sudah mulai dan banyak menyukainya. Saya pikir itu adalah kunci untuk belajar lebih banyak pengetahuan."

Setelah diminta untuk menjawab mengapa ia memilih Islam, bukan agama lain, dia mengatakan bahwa Islam adalah agama yang memiliki landasan yang kuat, dan bahwa jika semua aturan Islam diterapkan dalam kehidupan nyata, saat itulah Anda dapat mencapai kesuksesan.

Islam.ru: Mengapa orang-orang lebih tertarik pada Islam daripada agama-agama lain?
Masha: Islam memiliki fondasi yang kuat dalam kaitannya dengan agama-agama lain. Semua aturan Islam bisa diterapkan untuk hidup dan jalan Islam adalah jalan kesuksesan.

Islam.ru: Apa perasaan yang Anda miliki sekarang setelah menjadi seorang Muslim?
Masha: Saya merasa diberkati. Saya sekarang memiliki kesempatan untuk membandingkan siapa saya sebelumnya dan siapa saya sekarang. Saya sekarang telah menjadi akrab dengan kehidupan nyata dan karena itu saya berhasil.

Islam.ru: Apakah Anda merasa berbeda dari sebelumnya?
Masha: Sebuah keyakinan kepada Allah telah mengubah hidup saya. Keinginan untuk percaya pada Allah ada dalam hati nurani setiap orang. Saya tidak percaya bahwa Allah memberi manusia akal hanya untuk kita hidup, makan, tidur, dan mati. Allah memberi kita kesempatan untuk hidup dengan cara yang kita akan mencapai-Nya.

Islam.ru: Apakah Anda pernah berpikir tentang berapa banyak uang yang Anda buat sebelumnya? Apakah Anda pernah menyesal?
Masha: Mereka yang berkilau telah menjadi tidak berharga bagi saya setelah saya menjadi Muslim. Aku benci mereka.

Islam.ru: Apakah Anda tidak takut untuk menunjukkan diri secara terbuka sebagai seorang Muslim?
Masha: Tidak. Sebenarnya itu sebaliknya, saya merasa bahwa saya memiliki kewajiban untuk menyelamatkan orang lain dari kesesatan dan menjadi teladan bagi mereka.

Islam.ru: Apakah Anda marah atas berbagai foto Anda sebelumnya di internet?
Masha: Saya sendiri tidak ingin melihat foto-foto itu. Tapi, tidak ada masalah bagi orang untuk melihat mereka dan belajar dari mereka. Mereka harus tahu bahwa seseorang bisa dilahirkan kembali dan memulai lagi dari awal. Seseorang dapat bertobat dan membersihkan diri dari semua kotoran dari masa lalu mereka dengan melakukan amal saleh, insyaa Allah.

Islam.ru: Apa yang bisa Anda katakan tentang Islam kepada orang lain?
Masha: Islam mengatakan bahwa jika Anda tidak bisa berpikir tentang Allah setidaknya Anda mencoba untuk membersihkan diri dari sifat buruk - sifat buruk seperti mementingkan diri sendiri, kesombongan, iri hati, penindasan, berbohong, mengagungkan dan mendewakan diri sendiri. Jika seseorang ingin mengambil langkah terhadap Islam, yang mereka semua harus lakukan adalah berpikir dan mencari bantuan dari hati nurani mereka.

Islam.ru: Apa pesan Anda bagi umat Islam?
Masha: Saya berharap bahwa amal saleh dari saudara-saudara saya akan diterima oleh Allah dan saya berdoa semoga Allah mencurahkan kasih sayang-Nya kepada keluarga mereka.

Islam.ru: Dan untuk non-Muslim?

Masha: Saya berharap bagi orang-orang yang belum menjadi Muslim untuk kembali kepada diri mereka sendiri dan untuk berpikir di luar semua sampah yang disajikan kepada mereka di hari ini.


[scanfree.org | revertmuslims.com].

Debat Alkitab Manusia Jaman Dulu


DAMJADUL - Debat dari orang-orang Jadul (jaman dulu) yang sangat menarik dan bahkan sangat penting mengingat hasil debat ini berkontribusi bagi tujuan terbesar manusia yang beriman... yakni kebahagiaan di dunia dan terutama di akhirat.

Silahkan menyimak.

LUKAS: Anda Harus Tahu Yah !!
Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes... (Lukas 6:16).

MATIUS: Jangan NGawur Kamu... Lukas !!
  • Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya;
  • Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi; 
  • Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga, tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga; 
  • Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5: 17-20).

PAULUS: Ahh… Yang Benar Tabib-ku… Lukas !! 
  • Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya... (Efesus 2:15). 
  • Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" (Galatia 3:13).

YEREMIA: Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong. (Yeremia 8:8).


 
PENONTON: ......... !???


Kenapa Kristen akan Masuk Neraka?


Kenapa orang Kristen akan masuk, menjadi penghuni Neraka?


Karena Iblis telah berseru, katanya: "Orang-orang ini [Paulus] adalah hamba Allah Yang Maha tinggi. Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan." Hal itu dilakukannya beberapa hari lamanya. (lihat Kisah 16: 16-18).

Dan ada pernyataan dari Yesus, bahwa Iblis adalah pendusta, sebagai Bapa segala Dusta: "Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta." (Yohanes 8:44).

Jadi apa yang dinyatakan dalam Kisah tersebut harus dimaknai bahwa Paulus memberitakan kepadamu jalan kepada kebinasaan alias ke Neraka !!

Segeralah bertobat bila anda masih Kristen :)

Dan kenapa Paulus mengusir Iblis tersebut? Jawabanya ada pada artikel di sini

Syria Care - Indonesia


pilu...
suara tinggal suara
semua hilang sudah, tersekat di tenggorokan
berjuta kata seolah hampa

disini hanya doa, dan dada yang bergemuruh yang kami punya dik...
disaat keadilan tidak kita terima
sungguh ini takkan pernah kami lupakan
gelora jihad ini yang kian bangkit
kami singa - singa mujahidin indonesia
kami yang tak tersekat ashobiyah
kami adalah sebagian tubuh yang merasakan pedih

adik, kini kau telah tiada
ibumu dan ayahmu memukul - mukul dadanya
menangisi kepergianmu
atau ikut syahid bersamamu dik...

kini kau tenang disana
disisi Rabb yang maha agung dik...
kini kau menjadi permata - permata penghias syurga

doa - doa terbaik kami didalam sujud kami buatmu dik...

*najwa-syria.care.indonesia





Model Glamour Temukan Cinta dan Islam


Subhan Allah!! Model glamour yang selalu hampir telanjang dalam setiap publikasi, sekarang telah merubah penampilannya dengan berpakaian tertutup, mengenakan hijab.

Carley Watts (24), melakukan hal ini setelah dirinya memutuskan untuk memeluk Islam dan hendak menikah dengan seorang petugas penjaga pantai (lifeguard) Tunisia, Mohammed Salah (25).

Model dari Dearham, di Norfolk, bertemu Salah selama liburan di Tunisia pada bulan April dan mengatakan bahwa dia sangat serius dengan lifeguard yang mengenalkan dirinya pada Islam dan untuk kemudian menjadi istrinya.

Kepada the Sun, Ahad (18/8/13) kemarin, Carley mengatakan bahwa teman-temannya berpikir dia telah gila dan bahwa ini hanya sebuah fase dari kehidupannya.

"Mereka belum bisa memahami saya dari sebagai gadis terakhir yang berdiri di setiap malam, menjadi gadis yang mengenakan jilbab dan masuk Islam."

"Pertemuan dengan Mohammed telah membuat saya benar-benar melihat hidup saya. I don't want to be going wild, flashing my boobs and falling out of nightclubs any more."

'As a glamour model I show off my boobs, dress up in kinky outfits and generally act outrageous. Mohammed is solely focused on family life. If I'm drunk I like to take my clothes off and recently I walked all the way home from a nightclub totally starkers. I love going to raves and staying up dancing all night in little tutus and bra tops. Now my life is set to change beyond belief. I don't have any worries, though.'

"Sekarang kehidupan saya berubah atas dasar keyakinan. Saya tidak merasa khawatir lagi."

"Dia menjelaskan bahwa dia mencintai saya dan menginginkan saya untuk menjadi istrinya dan mereka telah secara bulat untuk itu. Dia menerima bahwa [dunia model glamour] adalah apa yang saya lakukan dan tidak mencoba untuk mengubah saya. Namun dia mengatakan bahwa begitu kami menikah, maka tubuh saya untuk matanya saja."

Dari bulan Oktober, Carley dan putrinya Alannah (2), akan tinggal dekat dengan keluarga Salah di kota Monastir, di mana ia akan menghabiskan enam bulan belajar tentang iman - dan merencanakan pernikahan mereka. Watts juga mengatakan bahwa keluarga Salah telah tahu tentang dia menjadi seorang ibu tunggal dan cukup terkejut. 

Dia menambahkan, "Sejak bertemu dengannya aku merasa hidup saya seperti memiliki makna dan arah yang berbeda. Moral dan nilai-nilai keluarga yang lebih penting bagi saya sekarang."

"Ini adalah jenis nilai yang saya cintai dari budaya mereka. Wanita diperlakukan dengan hormat dan mereka juga menghargai diri mereka sendiri dan tubuh mereka. Mereka tidak akan melakukan one-night stands atau casual flings. Ketika aku dengan Mohammed, saya merasa begitu puas, tenang dan bahagia. Aku tahu dia itu baik, pria untuk keluarga saya." [dailymail].

-------
Masha Allah, adalah momen yang membahagiakan bagi setiap Muslim mengetahui seseorang meninggalkan jalan ke Neraka, untuk memilih jalan ke Surga. Tidak pernah terlalu buruk untuk menjadi baik.

Semoga Allah SWT. membimbing kalian dan menjadi keluarga yang berbahagia di dunia dan di akhirat. Amiin

Jilbab Solidaritas Wanita Swedia pada Muslimah


Dipicu oleh kejadian terbaru dimana seorang wanita Muslim diserang di pinggiran kota Stockholm akhir pekan lalu, para wanita Swedia melakukan gerakan solidaritas yang menyatukan Swedia dari berbagai keyakinan dan latar belakang yang berbeda dalam nama perlakuan yang adil terhadap wanita Muslim.

Menggunakan hashtag #hijabuppropet ('hijab outcry'), wanita Swedia - Muslim, non-Muslim, Atheis - memposting gambar mereka yang mengenakan syal, kerudung atau jilbab di Instagram, Twitter dan situs media sosial lainnya.

Host TV Gina Dirawi (L) dan MP Partai Hijau
Asa Romson (R) turut bergabung dalam 'hijab outcry'
Tokoh publik seperti pembawa acara televisi Gina Dirawi, anggota parlemen Partai Hijau Asa Romson dan pemimpin Sosial Demokrat Veronica Palm, juga turut ambil bagian.

'Dengan mengenakan jilbab saya memilih untuk melawan kekerasan terhadap perempuan yang mengenakan jilbab yang harus dihadapi setiap hari di Swedia. Saya memilih untuk melawan rasisme di negara asal saya. Saya tidak percaya pada Tuhan tapi aku percaya pada hak asasi manusia,' tertulis pada keterangan yang menyertai gambar pengguna Twitter Sibille Attar.

Serangan itu terjadi Jumat lalu ketika seorang wanita hamil diserang di luar Stockholm Farsta. Korban adalah seorang Muslimah berusia dua puluhan, yang dikabarkan pingsan setelah penyerangnya melepas, merobek jilbabnya dan memukulkan kepalanya pada mobil. Penyerang juga melontarkan penghinaan rasisme padanya.

Kampanye 'hijab outcry' ('jeritan jilbab') menulis opini di surat kabar Aftonbladet pada hari Ahad dimana mereka mendesak Menteri Kehakiman Beatrice Ask untuk segera mengambil tindakan untuk 'menjamin bahwa perempuan Muslim Swedia dijamin hak atas rasa aman dan kebebasan beragama, tanpa tunduk pada serangan verbal dan fisik'.

"Selain itu, kami menuntut agar politisi yang bertanggung jawab secara aktif menarik perhatian dan melawan diskriminasi struktural yang mempengaruhi perempuan Muslim," tulis para penulis.

"Kami percaya bahwa cukup alasan di negara di mana jumlah kejahatan kebencian terhadap Muslim dilaporkan terus meningkat - dan di mana perempuan mengikat jilbab mereka ekstra ketat sehingga tidak akan mudah ditarik lepas (oleh penyerang) – kepada perdana menteri dan politisi lainnya untuk mengambil tindakan menghentikan barisan para fasisme."

Menteri Kehakiman Beatrice Ask dikabarkan telah menanggapi dengan menjadwalkan pertemuan dengan para pegiat minggu ini.

"Feminis Initiative" Swedia juga mengeluarkan pernyataan mengutuk serangan terhadap perempuan Muslim berjilbab.

Islam melihat jilbab sebagai aturan berpakaian yang bersifat wajib, bukan sebagai simbol agama yang menampilkan afiliasi seseorang. [aquila-style|onislam.net].

-------
Tawakkul Karman, peraih Nobel Perdamaian 2011 dari Yaman, saat ditanya wartawan tentang jilbabnya, bagaimana hal itu tidak proporsional dengan tingkat kecerdasan dan pendidikannya, dia menjawab:
"Manusia di zaman purba berpenampilan hampir telanjang, dan ketika intelektual berkembang, ia mulai menggunakan pakaian. Bagaimana saya saat ini, dan apa yang saya pakai merupakan tingkat tertinggi pemikiran dan peradaban yang sudah dicapai manusia, dan bukan kemunduran. Melepas pakaian lagi adalah kemunduran yang akan membawa kita ke masa lampau"

Muhammad Jadi Nama Bayi Terpopuler di Inggris


Daily Mail (13/08/13) melaporkan bahwa nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa 'ala alihi wa sallam, Muhammad, telah menjadi nama yang paling populer untuk anak laki-laki yang baru lahir di Inggris selama tiga tahun berturut-turut.

Nama ini memiliki peringkat lebih tinggi dari nama favorit lain seperti Harry dan Jack, dalam daftar 100 nama favorit untuk bayi laki-laki menurut catatan Kantor Statistik Nasional (Office for National Statistics/ ONS).

Sekarang, bagaimanapun, varian nama Muhammad secara tunggal telah menduduki puncak daftar di ibukota dengan 768 kelahiran terdaftar tahun lalu, diikuti nama Daniel sebanyak 666.

Ketika dikombinasikan dengan Mohammed, nama itu lebih dari dua kali lipat dari nama lainnya, yaitu menjadi sebanyak 1.479 nama bayi laki-laki.

Di Inggris, total 7.032 bayi diberi nama menggunakan ejaan Muhammad (peringkat ke-18 dari daftar 100), Mohammed (ke-25) dan Mohammad (ke-58) – diatas sebanyak 6.893 dari bayi yang diberi nama Harry.

Sementara Harry dan Amelia adalah nama-nama bayi paling populer di 2012 selama tahun kedua berjalan, nama-nama seperti Hugo, Sonny dan Seth untuk anak laki-laki, dan Ivy, Darcey, Tilly dan Violet untuk anak perempuan menyerbu di daftar.

Adapun beberapa nama yang modern yang telah mendapatkan popularitas dalam beberapa tahun terakhir - termasuk Ashton dan Reece untuk anak laki-laki dan Nicole dan Kayla untuk anak perempuan - telah keluar dari daftar 100 nama favorit.


-------
Sementara menurut Telegraph empat tahun yang lalu (15/09/09), dalam artikel berjudul: Mohammed is most popular name for baby boys in London, dinyatakan bahwa London bukanlah ibukota Eropa pertama dimana Muhammad menjadi nama nomor satu untuk bayi laki-laki. Di Brussels, Amsterdam, Kopenhagen dan Oslo, nama ini telah menempati peringkat atas. 

Bayi (kerajaan) Inggris. [Bayi ini bahkan diangggap
mempunyai silsilah sampai ke Nabi Muhammad SAW]
Dalam artikel tersebut dinukil pendapat Murtaza Shibli dari Dewan Muslim Inggris yang mengatakan bahwa dia tidak terkejut menemukan Muhammad telah menjadi nama anak laki-laki yang paling populer di berbagai bagian negara. 

"Orang memilihnya karena cinta mereka terhadap Nabi Muhammad SAW, dan mereka percaya nama ini akan membawa kebahagiaan dan kelimpahan," katanya.

"Juga karena maknanya - yang terpuji. Juga ada keyakinan bahwa jika Anda memberi nama anak Anda, Muhammad, mereka akan mengikuti contoh yang baik dari Nabi SAW.

"Ada begitu banyak ejaan karena merupakan nama Arab dan ada berbagai cara untuk menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris." 

Menjadi Muslim, Bukan Menjadi Arab


ISLAM adalah rahmatan lil 'alamin. Orang Indonesia dapat menjadi Muslim sejati tanpa harus menanggalkan identitas keindonesiaannya. Kita bisa menjadi Muslim 100 persen tanpa harus memaksakan diri 'menjadi Arab', karena "menjadi Muslim" berbeda dengan "menjadi Arab."
  • Shalat tetap sah meski kita memakai peci hitam dan sarung. Tak usah memaksakan diganti jubah.
  • Jika memang kurma sulit didapat, yakinlah nilai puasa tidak berkurang meski berbuka dengan kolak pisang atau kolang kaling.
  • Jika memang kayu Arak tidak ada, bersiwak dengan pasta gigi pun tidak menghilangkan substansi yang dituju oleh hadits Nabi "La amartuhum bis siwaki 'inda kullis shalat".
  • Dan seterusnya.
Para ulama menjelaskan bahwa perbuatan Rasulullah SAW dalam kapasitas sebagai manusia biasa atau beliau sebagai 'orang Arab' yang memiliki budaya/adat sendiri, tidak selalu wajib kita ikuti. (Di antara mereka, ada Imam Qurafi, seorang fukaha terkemuka Malikiyah yang wafat tahun 684 H, juga Imam Abu Zahrah dan Imam Ibn Asyur dari kalangan kontemporer). Meski bagi yang hendak menirunya dengan niat ittiba', insyaa Allah bernilai pahala.
  • Rasulullah SAW biasa tidur siang sejenak (qailulah) pada musim panas, karena tubuh cepat lelah akibat mentari sangat terik dan siang lebih panjang dari malam. Maka Qailulah tidak serta merta jadi sunnah bagi daerah yang iklimnya stabil seperti Indonesia.
  • Beliau SAW makan dengan tiga jari karena yang beliau santap adalah roti, makanan pokok orang Arab. Tentu jika yang disantap adalah nasi, tata caranya akan berbeda lagi.
  • Dan seterusnya.   

Sekali Merdeka Tetap Merdeka. 

Wallahu A'lam.
By: Saefullah - Islampos.com  

Merdeka !!!


Benarkah Anda telah Merdeka?

Tidak !!
Anda Belum Merdeka bila Anda masih menjadi penyembah dari mahluk lainnya.


------- 
Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI) bidang Nahi Munkar, Munarman SH menilai, makna kemerdekaan sesungguhnya dalam pandangan Islam adalah merdeka dari segala penyembahan, peribadatan dan keta'atan atau ketundukan kepada selain Allah.

"Itu artinya loyalitas dan ketaatan manusia harus kepada Allah semata, juga harus beribadah dan menyembah kepada Allah SWT semata," ujar Munarman seperti dilansir L7, Sabtu (17/08/13).

Menurut mantan petinggi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) ini, selama manusia masih terikat, tunduk pada UU buatan manusia, artinya manusia itu belum merdeka.

"Beribadah kepada selain Allah SWT maka itu artinya manusia itu belum merdeka," tegasnya.

Selain itu, Munarman juga menghimbau, agar seluruh umat Indonesia melepas isme-isme (sekulerisme, liberalisme, kapitalisme dll) yang dibuat oleh manusia, karena menjadikan manusia menjadi budak bagi manusia lainnya.

"Manusia juga harus merdeka dari isme-isme buatan manusia yang menjadikan manusia menjadi budak bagi manusia lainnya," tutur Munarman via Arrahmah.com