Yesus bukan Antikristus !


'Antikristus adalah diktator berkebangsaan Roma, yang akan duduk di Bait Allah yang dibangun kembali di Yerusalem, dan dia akan memerintah dunia untuk tiga setengah tahun.' (Hal Lindsey, The Rapture, Bantam books, hal 128). 

Hal Lindsey dan para pengikutnya yang percaya terhadap teori rapture, pengangkatan secara rahasia, menggunakan perkataan Paulus di 2Tesalonika 2:1-4 untuk melahirkan pendapat tersebut.  

Netanyahu for Anti-Christ? He's got my vote!
www.veteranstoday.com
Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba. Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah (2Tesalonika 2:1-4). 

Kata Antikristus terdiri dari dua kata Yunani: Anti dan Kristus. Kata 'Anti' bisa berarti melawan, atau sebagai pengganti (yang menggantikan). Kata 'Kristus' secara bahasa (netral tanpa muatan teologis) sama dengan Mesias (Ibrani) artinya "yang diurapi". Bila kedua definisi tersebut disatukan, maka berarti: seseorang yang melawan (ajaran) Yesus, atau menggantikan kedudukan Yesus sebagai seorang yang telah diurapi. Bisa pula berlaku bagi kita bila tidak mempercayai Yesus sebagai Mesias.  

Dan kemudian ada perbedaan pandangan tentang arti Mesias tersebut, apakah bersifat khusus untuk bangsa Yahudi atau tidak, maupun cara beliau menjadi Mesias (ajarannya) dimana ada istilah “Kristus” yang bermuatan teologis sebagai 'juru selamat' melalui jalan salib seperti yang dianut kekristenan, dan 'Kristus' dalam arti netral sebagaimana arti 'Mesias' bagi bangsa Yahudi.  

Jadi, apakah Antikristus adalah diktator berkebangsaan Roma, alias siapapun yang menjadi Paus? Dan apakah Paus juga berkeinginan menggantikan kedudukan Yesus sebagai seorang yang telah diurapi (yang kemudian menurut Hal Lindsey akan duduk di Bait Allah yang dibangun kembali di Yerusalem)?  

Jawabannya, hm... tergantung apakah yang diajarkan Paus berlawanan dengan ajaran Yesus atau tidak. Bisa pula, Hal Lindsey dan sejenisnya, plus pengikutnya yang menjadi Antikristus bila memang ajarannya tidak sesuai dengan ajaran Yesus.  

Dan apakah Antikristus akan duduk di Bait Allah? yang kemudian 'diterjemahkan' oleh Kristen Zionis dengan bentuk mendukung segala tindakan apapun dari Yahudi Zionis dengan target terbesar membangun 'Bait Antikristus' (dengan menghancurkan dulu Bait Allah ke-3 saat ini, yaitu Masjid Al-Aqsa dan Kubah as-Sakhrah/ Dome of the Rock).  

Tulisan Paulus (2Tesalonika 2:1-4), berhenti pada kata 'ia duduk di Bait Allah' tanpa ada tambahan 'yang dibangun kembali di Yerusalem.' 

Paulus juga banyak menuliskan kata 'bait Allah' dalam berbagai surat-suratnya, misal: 'Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu' 1Korintus 3:16-17.  

'(Kalian) yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.' Efesus 2:20-22.  

Paulus tidak melihat kepada bait Allah di masa depan yang akan dibangun, ia melihat bahwa bait Allah duniawi hanyalah memberi jalan kepada bait Allah surgawi (lihat Ibrani 8 dan 9).  

Dengan demikian, bait Allah yang dimaksud bukanlah suatu bangunan yang akan didirikan di Yerusalem dan diduduki oleh seorang diktator dunia, tetapi bait Allah yang dimaksud adalah 'manusia/ orang banyak' (people).  

Dan bila mendasarkan pada nubuat Daniel 9:27, maka sama saja telah menjadikan Yesus sebagai Antikristus. Yakni nubuat untuk Yesus yang telah 'digenapi' digunakan sebagai nubuat untuk Antikristus. Dan ini memang menjadi pegangan para pra-millennialis, rapturis, atau Kristen Zionis atau Kristen yang Tidak Percaya Diri bahwa Yesus saja tidak cukup sebagai 'domba agung-korban bakaran,' sehingga masih ingin membakar korban-korban lainnya melalui tangan Yahudi Zionis.  


Jadi, siapakah Antikristus? 
Yang paling jelas adalah mereka yang menolak Yesus sebagai Mesias, Al-Masih, Nabi dan  yang tidak percaya pada ajarannya. Tentu saja mereka, yakni para 'pembunuh' Yesus dan keturunan mereka yang sampai saat ini masih mengharapkan adanya Mesias khusus untuk mereka. Siapa lagi kalau bukan… Yahudi dengan Yudaismenya.  


Note: 
Agar anda menjadi Kristen yang Percaya Diri, terlebih tidak menjadi Antikristus karena nubuat Daniel, sebaiknya anda membaca artikel ini: Rapture menurut sudut pandang ajaran Gereja Katolik dan 70 minggu dari khayal Daniel dan artikel ini yang jadi dasar tulisan ini :) 

Tidak ada komentar: