Betapa Luas Ampunan Allah untuk Muallaf !!


Subhanallah, sungguh besar kasih sayang Allah kepada hambanya yang kembali pada fitrah, menjadi Muslim, setelah ia sempat terjatuh dalam kekufuran, baik karena orang tua atau sebab lain.

Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah (Islam), maka kedua orang tuanyalah yang menjadikan dia beragama Yahudi, Nasrani, atau Majusi." (HR. Al-Bukhari: 1358; Muslim: 2658; Ahmad: II/233).

Ini adalah sebuah 'undangan yang sungguh begitu tinggi nilainya karena berasal dari Allah, Tuhan Semesta Alam, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, bahwa bila bertobat dengan masuk Islam, kembali ke fitrah, maka seluruh dosa yang telah lalu akan di ampuni.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,


قُلْ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا إِن يَنتَهُوا يُغْفَرْ لَهُم مَّاقَدْ سَلَفَ وَإِن يَعُودُوا فَقَدْ مَضَتْ سُنَّةُ اْلأَوَّلِينَ

Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu, 'Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi, sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (ketetapan Allah) terhadap orang-orang dahulu. (QS Al-Anfaal: 38).


Rasulullah, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا أَسْلَمَ الْعَبْدُ فَحَسُنَ إِسْلَامُهُ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ كُلَّ حَسَنَةٍ كَانَ أَزْلَفَهَا وَمُحِيَتْ عَنْهُ كُلُّ سَيِّئَةٍ كَانَ أَزْلَفَهَا ثُمَّ كَانَ بَعْدَ ذَلِكَ الْقِصَاصُ الْحَسَنَةُ بِعَشْرَةِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ وَالسَّيِّئَةُ بِمِثْلِهَا إِلَّا أَنْ يَتَجَاوَزَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَنْهَا


Jika seorang hamba masuk Islam, lalu Islamnya baik, Allah menulis semua kebaikan yang pernah dia lakukan, dan dihapus darinya semua keburukan yang pernah dia lakukan. Kemudian setelah itu ada qishash (balasan yang adil), yaitu satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat sampai 700 kali lipat. Adapun satu keburukan dibalas dengan sama, kecuali Allah 'Azza wa Jalla mengampuninya. (HR Nasai, no. 4998, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 247).


Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda kepada sahabat 'Amru bin Al-'Aash yang berkehendak masuk Islam,

أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ الْإِسْلَامَ يَهْدِمُ مَا كَانَ قَبْلَهُ وَأَنَّ الْهِجْرَةَ تَهْدِمُ مَا كَانَ قَبْلِهَا وَأَنَّ الْحَجَّ يَهْدِمُ مَا كَانَ قَبْلَهُ


Tidakkah engkau tahu bahwa Islam menggugurkan (dosa-dosa) sebelumnya, dan bahwa hijrah menggugurkan (dosa-dosa) sebelumnya bahwa haji menggugurkan (dosa-dosa) sebelumnya. (HR Muslim, no. 121).


Sungguh betapa pemurahnya Allah Ta'ala kepada hamba-hamba-Nya. Alangkah besarnya nilai agama Islam ini, dan alangkah agungnya nilai iman.


Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (QS. Ar-Ruum 30:30).


Maka, kembalilah atau peluklah Islam, sebagai satu-satunya agama yang sempurna dan di-ridhai (diterima) di sisi Allah, Tuhan Semesta Alam; dan jangan sampai menukar iman Islam dengan kesenangan dunia yang sementara ini, karena akan mengalami kerugian yang sejati.


Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu. (QS. Al-Maa'idah 5:3).


Sesungguhnya agama (yang di-ridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Qur'an) kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh Allah sangat cepat hisab-Nya. (QS. Ali Imran 3:19).

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS. Ali Imran 3:85).

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya sedikit pun. (QS, An-Nisaa' 4:124).


Subhanallah, sungguh betapa Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Begitu mudah Agama Islam sebagai Jalan Keselamatan.


Sangat berbeda jauh dengan 'teori jalan keselamatan' dalam kekristenan yang terlebih dahulu harus meninggalkan akal sehat, dengan melakukan halusinasi diri bahwa semua manusia terlahir dalam 'kutukan (doktrin dari Paulus) dosa asal' di susul dengan doktrin penebusan dosa, alias bergembira ria atas 'terbunuhnya' manusia mulia pilihan Tuhan oleh musuh Tuhan. Hm.. ini sungguh keyakinan yang tidak menyehatkan, menjadi ironi disepanjang kehidupan.

Semoga bermanfaat,
Jadilah sehat dan selamat dunia akhirat ! 

Tidak ada komentar: